Bibliothèque nationale de France Adalah Perpusatakaan Yang Terbaik Yang Ada Di France

Bibliothèque nationale de France Adalah Perpusatakaan Yang Terbaik Yang Ada Di France – Bibliothèque nationale de France( bahasa Prancis:[biblijɔtɛk nɑsjɔnal də fʁɑ̃s],” Bibliotek Nasional Prancis”; BnF) merupakan bibliotek nasional Prancis, yang terdapat di Paris. Ini merupakan bangunan nasional dari seluruh yang diterbitkan di Prancis serta pula menaruh koleksi asal usul yang besar. – galilean-library.org

Bibliothèque nationale de France Adalah Perpusatakaan Yang Terbaik Yang Ada Di France

www.egis-group.com

Bibliotek Nasional Prancis( BnF), dipanggil begitu semenjak tahun 1994, merupakan bibliotek nasional Republik Prancis, ditetapkan dengan julukan terkini ini pada bertepatan pada 30 Maret 1995 oleh Kepala negara Republik, François Mitterrand. Pewaris koleksi kerajaan yang dibuat semenjak Era Medio, beliau mempunyai salah satu koleksi paling kaya di bumi.

BnF mempunyai tujuan buat mengakulasi, mengarsipkan serta menjaga( pelestarian, restorasi), spesialnya seluruh yang diterbitkan ataupun diedit di Prancis, dan peninggalan yang diwarisi dari koleksi tadinya serta diperoleh oleh saluran lain( donasi, peninggalan, pembelian), namun pula aktivitas riset serta penyebaran wawasan, paling utama lewat penajaan demonstrasi reguler buat warga biasa serta bermacam kegiatan adat, rapat, kolokium, konser, di tempat serta di situsnya. Ini melaksanakan jaringan kegiatan serupa dengan layanan dokumenter lain di Prancis serta ikut serta dalam bermacam wujud kegiatan serupa global di aspek ini.

Badan awal yang bertanggung jawab buat mengakulasi bayaran sah, dari tahun 15371, ini merupakan bibliotek terutama di Prancis serta salah satu yang terutama di bumi. Ini mempunyai status pembuatan administrasi khalayak. Aktivitasnya terhambur di 7 web, yang penting merupakan bibliotek web François- Mitterrand ataupun Tolbiac, yang terdapat di arondisemen ke- 13 Paris, di pinggir kiri Bengawan Seine.

Web memiliki, yang berawal dari era ke- 17, yang saat ini menaiki semua pulau kecil, terdapat di arondisemen ke- 2 Paris, di web Kastel Mazarin yang pula jadi tempat Pasar uang Dampak Paris pada era ke- 18. Umumnya diucap“ quadrilatère Richelieu”, dari julukan jalur dari pintu masuk kuncinya.

Bibliotek Nasional Prancis mempunyai 4 simpati unit serta sebagian koleksi paling utama ditaruh di 4 web Parisnya, tercantum Unit koin, medali, serta benda antik, pewaris Cabinet des Médailles. Seluruh koleksi menggantikan dekat 40 juta akta cap serta spesial.

Di luar Paris, tercantum rumah Jean- Vilar di Avignon serta 2 pusat pelestarian teknis di Bussy- Saint- Georges serta Sablé- sur- Sarthe. Koleksinya berjumlah keseluruhan 15 juta novel serta benda edisi dan sebagian juta majalah, membagi 390. 000 kepala karangan.

Dengan 10. 000 dokumen era medio yang diterangi, ini merupakan bibliotek awal di bumi dalam aspek ini, namun mempunyai lebih banyak lagi dekat 250. 000 dokumen, denah, edisi, gambar, partitur, koin, medali, akta suara, film, multimedia, digital ataupun IT( 16, 5 miliyar tujuan URL), subjek serta buatan seni, set serta seragam, dan lain- lain.

Tiap tahun, bibliotek menyambut lebih dari 70. 000 novel dengan bayaran sah dan lebih dari 250. 000 cetakan teratur serta ribuan akta spesial, namun pula membeli serta menyambut donasi. Bayaran sah website sudah menaruh nyaris 1 Petabyte( Po) informasi.

Beberapa besar rujukan bisa diamati dengan cara online di brosur biasa BnF serta brosur spesialnya. BnF pula diketahui dengan bibliotek digitalnya, Gallica, yang membolehkan diskusi langsung dari pembiakan lebih dari 7. 600. 000 akta dalam bentuk bacaan, lukisan ataupun suara2. Web François- Mitterrand pula jadi tuan rumah Inathèque de France, bertanggung jawab atas penyimpanan sah radio serta tv serta pula tercantum koleksi film.

Julukan” Bibliotek Nasional Prancis” merupakan julukan kepunyaan khalayak, yang membagi 7 web. Julukan sah web Tolbiac merupakan” Web François- Mitterrand”. Itu diserahkan atas permohonan Kepala negara Republik, Jacques Chirac, serta tidak senantiasa dipakai dalam bahasa tiap hari. Sebagian sering- kali mengatakan, paling tidak hingga 1999:“ Très Grande Bibliothèque”( TGB) 3.

Sejarah

Bibliotek Nasional Prancis menelusuri asal- usulnya ke bibliotek kerajaan yang dibuat di Kastel Louvre oleh Charles V pada tahun 1368. Charles sudah menyambut koleksi dokumen dari pendahulunya, John II, serta memindahkannya ke Louvre dari Palais de la Cité.

Pustakawan awal yang terdaftar merupakan Claude Mallet, abdi raja de chambre, yang membuat sejenis brosur, Inventoire des Livres du Roy nostre Seigneur estans angkatan udara(AU) Chastel du Louvre. Jean Blanchet membuat catatan lain pada tahun 1380 serta Jean de Bégue pada tahun 1411 serta catatan yang lain pada tahun 1424.

Charles V merupakan penjaga penataran serta mendesak pembuatan serta pengumpulan novel. Dikenal kalau beliau memperkerjakan Nicholas Oresme, Raoul de Presle serta yang lain buat memindahkan teks- teks kuno. Pada dikala kematian Charles VI, koleksi awal ini dibeli dengan cara sepihak oleh bupati Inggris di Perancis, Duke of Bedford, yang memindahkannya ke Inggris pada tahun 1424. Koleksi itu warnanya terhambur sehabis kepergiannya pada tahun 1435.

Charles VII melakukan sedikit buat membenarkan lenyapnya buku- buku ini, namun temuan percetakan menyebabkan dimulainya koleksi lain di Louvre yang diwarisi oleh Louis XI pada tahun 1461. Charles VIII mengambil beberapa dari koleksi raja- raja Aragon. Louis XII, yang memperoleh bibliotek di Blois, memasukkan yang terakhir ke dalam Bibliothèque du Roi serta berikutnya memperkayanya dengan koleksi Gruthuyse serta dengan copetan dari Milan.

Francis I memindahkan koleksi itu pada tahun 1534 ke Fontainebleau serta menggabungkannya dengan bibliotek pribadinya. Sepanjang era pemerintahannya, penjilidan lembut jadi gaya serta banyak novel yang ditambahkan olehnya serta Henry II merupakan adikarya seni penjilid.

Di dasar pustakawan Amyot, koleksinya dipindahkan ke Paris sepanjang cara itu banyak harta yang lenyap. Henry IV kembali memindahkannya ke Collège de Clermont serta pada 1604 ditempatkan di Rue de la Harpe. Penunjukan Jacques Auguste de Thou selaku pustakawan mengawali rentang waktu kemajuan yang menjadikannya koleksi novel terbanyak serta paling kaya di bumi.

Ia digantikan oleh putranya yang digantikan, kala dieksekusi sebab pengkhianatan, oleh Jérôme Bignon, yang awal dari barisan pustakawan dengan julukan yang serupa. Di dasar de Thou, bibliotek diperkaya oleh koleksi Istri raja Catherine de Medici. Bibliotek bertumbuh cepat pada era rezim Louis XIII serta Louis XIV, beberapa besar sebab atensi Menteri Finansial, Colbert, seseorang kolektor novel yang tidak tahu letih.

Tempat bermukim di Rue de la Harpe jadi tidak mencukupi, bibliotek dipindahkan lagi, pada tahun 1666, ke rumah yang lebih besar di Rue Vivienne. Menteri Louvois amat terpikat pada bibliotek semacam Colbert serta sepanjang pemerintahannya suatu gedung mewah yang hendak dibuat di Place Vendôme sudah direncanakan.

Kematian Louvois, bagaimanapun, menghindari realisasi konsep ini. Louvois memperkerjakan Mabillon, Thévenot, serta yang lain buat memperoleh novel dari tiap pangkal. Pada tahun 1688, suatu brosur dalam 8 bagian disusun.

Bibliotek dibuka buat biasa pada tahun 1692, di dasar administrasi Abbé Louvois, putra Menteri Louvois. Abbé Louvois digantikan oleh Jean- Paul Bignon, yang melembagakan pembaruan komplit sistem bibliotek. Brosur terbuat yang timbul dari tahun 1739 hingga 1753 dalam 11 bagian.

Baca Juga : Mengenal Magazine Vogue Yang Merupakaan Majalah Terkenal Yang Ada Di Dunia

Koleksi itu lalu bertambah dengan pembelian serta hadiah sampai pecahnya Revolusi Prancis, di mana pada dikala itu terletak dalam ancaman besar kebangkrutan beberapa ataupun keseluruhan, namun sebab kegiatan Antoine- Augustin Renouard serta Joseph Van Praet, beliau tidak hadapi luka.

Koleksi bibliotek membesar jadi lebih dari 300. 000 daya muat sepanjang tahap radikal Revolusi Prancis kala bibliotek individu adiwangsa serta pendeta disita. Sehabis pembuatan Republik Awal Prancis pada September 1792,” Badan melaporkan Bibliotheque du Roi jadi kepunyaan nasional serta institusi itu bertukar julukan jadi Bibliothèque Nationale. Sehabis 4 era dikendalikan oleh Kekuasaan, bibliotek besar ini saat ini jadi kepunyaan Orang perancis.

Badan administratif terkini dibuat. Napoleon meletakkan atensi yang besar pada bibliotek itu serta antara lain menghasilkan perintah supaya seluruh novel di bibliotek provinsi yang tidak dipunyai oleh Bibliothèque Nationale wajib diteruskan kepadanya, angkat tangan pada penukaran dengan alterasi angka yang serupa dari koleksi imitasi, alhasil membolehkan, sebab Napoleon mengatakan, buat menciptakan kopian novel apa juga di Prancis di Bibliotek Nasional.

Napoleon berikutnya menaikkan koleksi dengan copetan dari penaklukannya. Beberapa besar novel ini dipulihkan sehabis kejatuhannya. Sepanjang rentang waktu 1800 sampai 1836, bibliotek nyaris di dasar kontrol Joseph Van Praet. Dikala kepergiannya, itu bermuatan lebih dari 650. 000 novel cap serta dekat 80. 000 dokumen.

Sehabis serangkaian pergantian pemerintahan di Prancis, itu jadi Bibliotek Nasional Imperium serta pada tahun 1868 dipindahkan ke gedung yang terkini dibentuk di Rue de Richelieu yang didesain oleh Henri Labrouste. Sehabis kematian Labrouste pada tahun 1875, bibliotek diperluas, tercantum tangga besar serta Ruang Bulat panjang, oleh arsitek akademis Jean- Louis Pascal.

Pada tahun 1896, bibliotek sedang jadi bangunan novel terbanyak di bumi, walaupun semenjak itu sudah dilampaui oleh bibliotek lain buat kepala karangan itu. Pada 1920, koleksi bibliotek sudah bertumbuh jadi 4. 050. 000 daya muat serta 11. 000 dokumen.

Meter. Henri Lemaître, delegasi kepala negara Federasi Bibliotek Prancis serta mantan pustakawan Bibliothèque Nationale menguraikan cerita bibliotek serta pustakawan Prancis sepanjang pendudukan Jerman, memo kebangkrutan serta pembedaan rasial.

Sepanjang 1940–1945, lebih dari 2 juta novel lenyap sebab kehancuran dampak perang, banyak di antara lain jadi koleksi lokal yang tidak tergantikan di mana Prancis banyak. Ribuan novel, tercantum bibliotek komplit, disita oleh Jerman. Tetapi pustakawan Prancis berdiri konsisten melawan seluruh bahaya, serta lalu melayani pembacanya dengan keahlian terbaik mereka.

Dalam kehidupan individu serta profesi handal mereka, mereka terletak di mobil peperangan melawan Nazi, serta banyak yang mengidap ganjaran bui serta kematian sebab dedikasi mereka. Walaupun ditentang oleh Nazi, mereka menjaga bekal novel buat narapidana perang Prancis.

Mereka lalu menyediakan buku- buku mengenai bermacam catatan ilegal pada pembaca yang bisa diyakini; serta kala pembebasan tiba, mereka sedia dengan konsep rehabilitasi mereka dengan pembuatan pusat novel terkini buat orang Prancis cocok dengan sistem bibliotek area Inggris.

Gedung baru

Pada bertepatan pada 14 Juli 1988, Kepala negara François Mitterrand memublikasikan” pembangunan serta ekspansi salah satu bibliotek terbanyak serta sangat modern di bumi, yang dimaksudkan buat melingkupi seluruh aspek wawasan, serta didesain supaya bisa diakses oleh seluruh, memakai memindahkan informasi sangat modern. teknologi, yang bisa dikonsultasikan dari jauh, serta yang hendak bekerja sama dengan bibliotek Eropa yang lain”.

Peralatan novel serta alat di dalam semua bibliotek direncanakan dengan sistem Telelift otomatis 6, 6 kilometer( 4, 1 mil). Cuma dengan otomatisasi tingkatan besar ini, bibliotek bisa penuhi seluruh permohonan dengan cara pas durasi. Sebab tentangan dini dari sindikat pekerja, jaringan nirkabel dipasang seluruhnya cuma pada Agustus 2016.

Pada Juli 1989, pelayanan perusahaan arsitektur Dominique Perrault dipertahankan. Desainnya diakui dengan Apresiasi Uni Eropa buat Arsitektur Kontemporer pada tahun 1996. Pembangunannya dicoba oleh Bouygues.

Baca Juga : Sederet Majalah Mewah Hanya Untuk Orang Super Kaya

Pembangunan bibliotek hadapi pembengkakan bayaran yang amat besar serta kesusahan teknis terpaut dengan konsep bangunan besar, sedemikian muka alhasil diucap selaku” TGB” ataupun” Très Grande Bibliothèque”( ialah” Bibliotek Amat Besar”, suatu perumpamaan sarkastik ke sistem jalan kereta api kecekatan besar Prancis yang berhasil, TGV). Sehabis pemindahan koleksi penting dari Rue de Richelieu, Bibliotek Nasional Prancis ditetapkan pada bertepatan pada 15 Desember 1996.

Pada 2016, BnF bermuatan dekat 14 juta novel di 4 situsnya di Paris( Tolbiac, ialah Bibliothèque François- Mitterrand, serta Richelieu, Arsenal serta Opéra) dan akta cap, dokumen, edisi, gambar, denah serta konsep, angka, koin, medali, akta suara, akta film serta multimedia, bagian panorama alam Bibliotek senantiasa memakai lingkungan Rue de Richelieu buat sebagian koleksinya.

Misi

Bibliotek Nasional Prancis merupakan badan khalayak di dasar pengawasan Departemen Kultur. Misinya merupakan membuat koleksi, paling utama kopian dari buatan yang diterbitkan di Prancis yang wajib, bagi hukum, ditaruh di situ, melestarikannya, serta buatnya ada buat biasa. Ini menciptakan brosur rujukan, bertugas serupa dengan industri nasional serta global yang lain, serta ikut serta dalam program riset.

Koleksi naskah

Unit Dokumen menampung koleksi dokumen era medio serta modern terbanyak di semua bumi. Koleksinya mencakup chansons de geste serta roman kesatria era medio, kesusastraan timur, agama- agama timur serta barat, asal usul kuno, asal usul objektif, serta dokumen kesusastraan oleh Pascal, Diderot, Apollinaire, Proust, Colette, Sartre, dan lain- lain. Koleksinya diatur:

1. bagi bahasa( Yunani Kuno, Latin, Prancis serta bahasa Eropa yang lain, Arab, Koptik, Ethiopia, Yahudi, Persia, Turki, bahasa Timur Dekat serta Tengah, Tiongkok, Jepang, Tibet, Sanskerta, Tamil, bahasa India, Vietnam, dan lain- lain.)

2. Bibliotek menaruh dekat 5. 000 dokumen Yunani Kuno, yang dibagi jadi 3 alas: Ancien fonds grec, fonds Coislin, serta Fonds du Supplément grec. bagi konten: berpendidikan serta bibliofilik, koleksi materi penataran, Arsip Bibliotek, koleksi aluran, provinsi Prancis, koleksi Masonik, dan lain- lain.

Bibliotek digital

Gallica merupakan bibliotek digital buat konsumen online Bibliothèque nationale de France serta mitranya. Dibuat pada Oktober 1997. Dikala ini, beliau mempunyai lebih dari 6 juta modul digital dari bermacam tipe: novel, majalah, surat kabar, gambar, animasi, lukisan, edisi, plakat, denah, dokumen, koin antik, partitur, seragam serta set pentas, modul audio serta film. Seluruh materi pustaka ada dengan cara free.

Pada 10 Februari 2010, kopian digital dari Scenes of Bohemian Life oleh Henri Murger( 1913) jadi akta ke sejuta Gallica. Serta pada Februari 2019, akta kelima juta merupakan kopian dokumen” Memo Ekspedisi yang Kandas ke Hindia Barat” yang ditaruh di Bibliothèque Inguimbertine.

Share this: