Stadtbibliothek Stuttgart Merupakan Perpustakaan Terindah Yang Ada Di dunia

www.galilean-library.org – Stadtbibliothek Stuttgart Merupakan Perpustakaan Terindah Yang Ada Di dunia –  tadinya Stadtbücherei Stuttgart merupakan bibliotek biasa kota Stuttgart. Bibliotek ini diselenggarakan selaku unit adat kota serta terdiri dari bibliotek pusat, 17 bibliotek kabupaten kota, serta 2 mobil novel, serta pada tahun 2013 menyambut apresiasi nasional selaku Bibliotek Tahun Ini. Dari 1965 sampai 2011, bibliotek pusat terdapat di Wilhelmspalais, dibentuk tahun 1834- 1840 oleh Giovanni Salucci selaku adres raja Württemberg. Pada tahun 2011, dipindahkan ke Stadtbibliothek am Mailänder Platz yang terkini dibentuk.

www.pinterest.com

Stuttgart( Jerman:[ˈʃtʊtɡaʁt]( Mengenai soundlisten ini); Swabia: Schduagert[ˈʒ̊d̥ua̯ɡ̊ɛʕd̥]; julukan dalam bahasa lain) merupakan bunda kota serta kota terbanyak di negeri bagian Baden- Württemberg Jerman. Terdapat di bengawan Neckar di ngarai produktif yang diketahui dengan cara lokal selaku” Wajan Stuttgart” serta terdapat satu jam dari Swabian Jura serta Hutan Gelap. Wilayahnya berpenduduk 605. 997, menjadikannya kota terbanyak keenam di Jerman. 2, 8 juta orang bermukim di area administratif kota serta 5, 3 juta orang di area metropolitannya, menjadikannya area kota besar terbanyak keempat di Jerman.

Kota serta area kota besar dengan cara tidak berubah- ubah menaiki tingkatan di antara 20 area kota besar paling atas Eropa bagi PDB; Mercer memasukkan Stuttgart selaku kota ke- 21 pada catatan 2015 kota bersumber pada mutu hidup, agen inovasi 2thinknow berikan tingkatan kota ke- 24 dengan cara garis besar dari 442 kota serta Globalization and World Cities Research Jaringan berikan tingkatan kota selaku kota garis besar berkedudukan Beta dalam survey 2014 mereka. Stuttgart merupakan salah satu kota tuan rumah buat invitasi sah Piala Bumi FIFA 1974 serta 2006.

Semenjak milenium ke- 7 SM, wilayah Stuttgart sudah jadi wilayah pertanian yang berarti serta sudah jadi tuan rumah untuk beberapa adat yang mau menggunakan tanah yang produktif di ngarai Neckar. Imperium Romawi menaklukkan wilayah itu pada tahun 83 Meter serta membuat baluarti besar di dekat Bad Cannstatt, menjadikannya pusat regional terutama sepanjang sebagian era. Pangkal Stuttgart betul- betul diletakkan pada era ke- 10 dengan dibuat oleh Liudolf, Bupati Swabia, selaku peternakan pejantan jaran perangnya.

Awal mulanya dibayangi oleh Bad Cannstatt di dekatnya, kota itu bertumbuh dengan afdal serta diberi piagam pada tahun 1320. Kekayaan Stuttgart berganti dengan kekayaan Keluarga Württemberg, serta mereka menjadikannya bunda kota kabupaten, kadipaten, serta kerajaan mereka semenjak era ke- 15. hingga 1918.

Stuttgart mampu walaupun hadapi kemunduran dalam Perang 3 Puluh Tahun serta serbuan hawa yang memusnahkan oleh Kawan di kota serta penciptaan mobilnya sepanjang Perang Bumi II. Tetapi, pada tahun 1952, kota ini bangun kembali serta jadi pusat ekonomi, pabrik, pariwisata serta publikasi penting semacam saat ini ini.

Stuttgart pula ialah belokan pemindahan, serta mempunyai lapangan terbang terbanyak keenam di Jerman. Sebagian industri besar berkantor pusat di Stuttgart, tercantum Porsche, Bosch, Mercedes- Benz serta Daimler AG.

Stuttgart tidak lazim dalam desain kota- kota Jerman. Itu terhambur di bermacam busut( sebagian di antara lain tertutup ladang anggur), ngarai( paling utama di dekat bengawan Neckar serta cekungan Stuttgart) serta halaman. Perihal ini kerap mencengangkan wisatawan yang menafsirkan kota dengan reputasinya selaku” tempat lahir mobil”.

Jargon pariwisata kota ini merupakan” Stuttgart menawarkan lebih banyak”.

Di dasar konsep dikala ini buat tingkatkan jaringan pemindahan ke prasarana global( selaku bagian dari cetak biru Stuttgart 21), kota ini meluncurkan logo serta jargon terkini pada Maret 2008, yang melukiskan dirinya selaku” Das neue Herz Europas”(” The New Heart of Europe”)). Buat bidang usaha, ini melukiskan dirinya selaku” Di mana bidang usaha berjumpa dengan era depan”. Pada bulan Juli 2010, Stuttgart meluncurkan logo kota terkini, yang didesain buat menarik lebih banyak pebisnis buat bermukim di kota serta menikmati rehat di wilayah itu.

Stuttgart merupakan kota dengan jumlah pendatang yang besar. Bagi Bimbingan Ekspedisi Saksi Mata Dorling Kindersley ke Jerman,” Di kota Stuttgart, tiap masyarakat ketiga merupakan orang asing.” 40% masyarakat Stuttgart, serta 64% dari populasi di dasar umur 5 tahun, berlatar balik imigran.

Etimologi

Stuttgart, kerap dinamai” Schwabenmetropole”( Inggris: metropolis Swabia) merujuk pada lokasinya di pusat Swabia serta aksen lokal yang diucapkan oleh masyarakat asli Swabia, mempunyai pangkal etimologis dalam tutur Jerman Besar Kuno Stuotgarten, ataupun” peternakan pejantan”, sebab kota ini dibuat pada tahun 950 Meter oleh Bupati Liudolf dari Swabia buat mengembangbiakkan jaran perang.

Dalam aksen lokal bahasa Jerman Alemannic dapat jadi” Schtuegert”, serta dalam bahasa Jerman Swabia” Stuagart”; dengan versi pelafalan yang seragam, umumnya melenyapkan suara T pusat.

Sejarah

Zaman dahulu

Awal mulanya, posisi terutama di ngarai bengawan Neckar merupakan pinggir perbukitan ngarai Stuttgart di tempat yang saat ini diucap Bad Cannstatt. Dengan begitu, pemukiman awal Stuttgart merupakan stativa Castra Romawi besar( Cannstatt Castrum) dibentuk c. 90 Meter buat mencegah Paviliun serta ladang anggur yang menyelimuti lanskap serta jalur dari Mogontiacum( Mainz) ke Augusta Vindelicorum( Augsburg).

Semacam banyak instalasi tentara, kawasan tinggal bermunculan di dekatnya serta senantiasa di situ apalagi sehabis limau beranjak lebih jauh ke timur. Kala mereka melaksanakannya, kota itu dibiarkan di tangan pakar batu bata lokal yang menciptakan keramik serta gerabah arsitektural yang mutahir. Kala Romawi diusir kembali melampaui bengawan Rhine serta Danube pada era ke- 3 oleh Alamanni, pemukiman buat sedangkan lenyap dari asal usul hingga era ke- 7.

Baca Juga : Mengenal Time magazine Dan Juga Sejarahnya

Era Pertengahan

Pada tahun 700, Duke Gotfrid mengatakan” Chan Stada” dalam akta mengenai properti. Fakta arkeologis membuktikan kalau di masa Merovingian, para orang tani Frank lalu memasak tanah yang serupa dengan yang dicoba orang Romawi.

Cannstatt dituturkan dalam arsip Asrama St. Gall selaku” Canstat angkatan darat(AD) Neccarum”( Jerman: Cannstatt- on- Neckar) pada tahun 708. Etimologi dari julukan” Cannstatt” tidak nyata, namun selaku situsnya dituturkan selaku condistat dalam Annals of Metz( era ke- 9), beberapa besar berawal dari tutur Latin condita(” pondasi”), yang membuktikan kalau julukan pemukiman Romawi bisa jadi mempunyai prefiks” Condi-.” Ataupun, Sommer( 1992) menganjurkan kalau web Romawi cocok dengan Civitas Aurelia Gram yang dibuktikan dalam suatu prasasti yang ditemui di dekatÖhringen. Terdapat pula usaha pada bentukan dari” pertemuan” kondâti- Galia.

Pada tahun 950 Meter, Bupati Liudolf dari Swabia, putra Kaisar Romawi Bersih Otto I, menyudahi buat mendirikan peternakan pejantan buat kavalerinya sepanjang agresi Hongaria ke Eropa di zona yang lebih besar di ngarai bengawan Nesenbach 5 km( 3, 1 mil) selatan kastrum Romawi kuno.

Tanah serta titel Bupati Swabia senantiasa terletak di tangan Liudolf hingga pemberontakannya digagalkan oleh bapaknya 4 tahun setelah itu. Pada tahun 1089, Bruno dari Calw membuat bangunan pelopor ke Kastil Berumur.

Perawatan anggur Stuttgart, awal kali didokumentasikan di Imperium Romawi Bersih pada tahun 1108 Meter, menjaga banyak orang di wilayah pertanian pejantan itu buat sebagian durasi, namun wilayah itu beberapa besar sedang dibayangi oleh Cannstatt di dekatnya sebab kedudukannya selaku belokan jalur lokal buat banyak arah perdagangan penting Eropa.

Tetapi begitu, kehadiran kawasan tinggal di mari( walaupun medannya lebih sesuai buat peternakan pejantan asli) sepanjang Era Medio Besar diadakan oleh catatan hadiah dari Asrama Hirsau tertanggal dekat 1160 yang mengatakan” Hugo de Stuokarten”.

Suatu pemukiman di tempat ini kembali dituturkan pada tahun 1229, namun kali ini oleh Paus Gregorius IX.

Pada 1219 Meter, Stuttgart( dikala itu Stuotgarten) jadi kepunyaan Herman V, Margrave dari Baden. Tidak hanya Backnang, Pforzheim, serta Besigheim, Hermann pula hendak menciptakan Stuttgart yang kita tahu saat ini di c. 1220.

Pada tahun 1251, kota ini diserahkan pada Ulrich I von Württemberg selaku bagian dari abang berbaur Mechthild von Baden. Putranya, Eberhard I” the Illustrious”, hendak jadi orang awal yang mengawali banyak perluasan besar Stuttgart di dasar House of Württemberg.

Eberhard mau meluaskan area yang sudah dibentuk bapaknya lewat kelakuan tentara dengan dorongan anti- raja Henry Raspe IV, Landgrave of Thuringia, namun digagalkan oleh aksi Kaisar Rudolph I. Perlawanan lebih lanjut oleh Eberhard I kepada Vogts yang dilahirkan Kaisar serta Bailiwicks dan Bupati Swabia Rudolf II yang terkini dinaikan, Bupati Austria, kesimpulannya menimbulkan bentrokan bersenjata serta kesuksesan dini sehabis kematian Kaisar Rudolph I pada tahun 1291 melawan gerombolan Kaisar.

Sehabis awal mulanya menaklukkan lawan regionalnya, Henry VII, yang terkini tersaring selaku Kaisar, menyudahi buat mengutip aksi kepada Eberhard I pada tahun 1311 sepanjang perangnya dengan kota imperium Leluasa Esslingen dengan menginstruksikan Vogt- nya, Konrad IV von Weinberg, buat melaporkan perang kepada Eberhard I.

Eberhard I, dikalahkan di area perang, kehabisan Stuttgart serta kastilnya( dihancurkan pada 1311) ke Esslingen serta kota itu setelah itu diatur oleh negeri kota dari 1312 sampai 1315. Penghancuran keseluruhan county dilindungi oleh kematian Henry VII pada 24 Agustus 1313 serta penentuan Louis IV selaku Raja Jerman serta Frederick III selaku anti- raja.

Eberhard mengutip peluang yang diserahkan kepadanya oleh kekalutan politik, serta meregang kembali desa laman serta tempat kelahirannya pada tahun 1316, serta membuat banyak profit kedaerahan. Dengan perdamaian yang kesimpulannya membaik, Eberhard mengawali koreksi serta perluasan ke Stuttgart diawali dengan reka ulang Kastil Wirtemberg, rumah kakek moyang untuk House of Württemberg, pada tahun 1317 serta setelah itu mengawali ekspansi pertahanan kota.

Dini 1320- an merupakan era yang berarti untuk Stuttgart: Eberhard I memindahkan pusat county ke kota ke kastil terkini serta diperluas, gereja akademi besar di Beutelsbach, di mana badan tadinya dari bangsa Württemberg sudah dimakamkan saat sebelum kebangkrutan pada tahun 1311, dipindahkan ke lokasinya dikala ini di Stuttgart pada tahun 1320, serta kota Stiftkirche diperluas jadi suatu asrama, serta kontrol Martinskirche oleh Keuskupan Konstans dipatahkan oleh perintah Kepausan pada tahun 1321. Satu tahun sehabis kota itu jadi pusat peran Pangeran Württemberg pada tahun 1320, kota itu diserahkan status selaku kota serta diberi hak awam.

Pada akhir era ke- 14, pinggiran kota terkini bermunculan di dekat Gereja Leonhard serta pula dekat baluarti kota. Menjelang akhir era ke- 15, Count Ulrich V mengawali pembangunan pinggiran kota terkini di pinggir timur laut kota di dekat asrama Dominika Hospitalkirche.

Pada tahun 1457, Landtag of the Estates of Württemberg awal dibuat di Stuttgart serta badan seragam dibuat di Leonberg. Sehabis penjatahan sedangkan Area Württemberg oleh Akad Nürtingen, Münsingen, serta Esslingen, Stuttgart sekali lagi diklaim selaku bunda kota area itu pada tahun 1483.

Bibliotek Kota Mailänder Platz

Bibliotek terkini Stuttgart merupakan dadu monolitik yang mengakulasi seluruh bibliotek kuno dalam satu gedung. Bangunan ini ialah hasil pertandingan global yang dimenangkan oleh Eun Young Yi pada tahun 1999. Selaku bagian dari Cetak biru dari Stuttgart 21, bangunan itu sudah jadi landmark terkini untuk kota serta Europaviertel. Pembangunan bibliotek diawali pada 2010 serta selesai pada 24 Oktober 2011. Biayanya menggapai dekat 80 juta euro tercantum 4 juta euro buat ruang bidang dalamnya. Bibliotek menyongsong nyaris 2 juta wisatawan tiap tahun.

Arsitektur

Eun Young Yi mengonsep bibliotek terkini selaku wujud dadu simpel dengan 2 lantai di dasar tanah serta 9 di atas tanah. Wujud dasar bibliotek merupakan panjang jebakan. Panjangnya 44 m serta besar 40 m. Dadu merupakan gedung tertata yang terdiri dari kerangka batu pracetak dengan bagian bata kaca yang dipasang di dalamnya. Monolit berarti buat membuat fitur terkini yang hendak berperan selaku titik reda buat semua zona, menghasilkan arah visual serta spasial.

Ide

Bibliotek Terkini berarti buat mencampurkan adat- istiadat serta inovasi. Ini pula ialah gedung yang mencampurkan umur serta avant- garde tiap- tiap. Untuk Eun Young Yi, ini membuktikan nilai- nilai elementer arsitektur serta derajat orang dikala ini. Ini menurutnya pemahaman balik dari produk akhir: monolit statis. Menjajaki konsep Eun Youg Yi, gedung dengan bagiannya menandakan kerudung orang. Angka pelapisan serta rahasia lebih berarti dari luar ke dalam.

Konsep arsitektur

Pintu masuk bangunan terletak di keempat bagian dadu. Rumah itu terdiri dari 4 jenis ruangan, berbanjar bungkus untuk bungkus semacam kulit bawang. Kebinasaan batangan kaca membuat susunan luar. Di belakangnya terdapat kebinasaan bidang dalamnya kaca. Di antara antara susunan, Kamu bisa menciptakan akses. Sebaliknya buat tangga bagian dalam serta koridor luar dan teras memakai konsep walkingway.

Bagian esensial di dalam bangunan merupakan yang diucap” jantung” bibliotek. Ini merupakan ruang pusat kuno yang menghampar lebih dari 4 lantai serta tidak mempunyai guna bibliotek spesial. Tipologi gedung Pantheon Romawi merupakan dasar berupa dadu besar. Diterangi oleh lelangit pusat, itu membagikan gesekan meditatifnya. Bibliotek, dibuka ke seluruh arah, mempunyai serambi melingkar. Ini berikan Kamu cerminan mengenai aransemen gedung.

Ada ruang menunggu, zona buat membaca surat kabar serta penyortir novel buat alat pengembalian di ruang masuk. Ruang tengah yang lain, galeri, yang terdapat di atas jantung, berawal dari bibliotek nasional Prancis oleh Etienne Boullée. Ini diterjemahkan ke dalam wujud persegi, buat arsitek:” Suatu bola yang sempurna diterjemahkan jadi dadu yang sempurna”. Dari lantai 5, auditorium berupa corong terbuka ke atas serta menghasilkan ruang hawa esensial yang besar. Cuma novel yang mengitari lobi. Ini mempunyai 2 tangga lilitan yang menghampar ke atas.

Baca Juga : Mengenal Sejarah Buku Majalah di Dunia

Untuk arsitek, itu menandakan terbukanya bumi luar, ke bumi wawasan. Lantai 8 mempunyai bistro kecil, kedai kopi kesusastraan, koleksi seni, serta Graphothek. Dari situ, Kamu bisa mengakses teras asbes, yang menawarkan panorama alam 360 bagian Ngarai Stuttgart. Di dasar yang diucap” batin” merupakan ruang kegiatan yang bisa menampung dekat 300 orang. Kombinasi antara zona retret serta zona khalayak terhambur di semua gedung selaku tema spasial. Suatu” studiolo” bisa ditemui di tiap lantai serta menegaskan pada ruang berlatih di era Renaisans.

Kerang

Kebinasaan bentuk kubik terdiri dari batangan kaca berdimensi 9×9. Atlas lantai, bentuk serta bagian senantiasa cocok dengan dimensi bingkai 0, 97 m. Kebinasaan batangan kaca terdiri dari bagian dengan bukaan jendela. Arsitek terencana memilah batangan kaca kabur buat menghalangi bumi pembelajaran. Ia mau menunjukkan adat dari berisik pikuk bumi luar pula. Di balik kaca depan ada kulit kaca semacam jaringan, ruang yang bisa dilewati terdapat di antara keduanya. Dengan cara fungsional, kebinasaan dobel ini berperan selaku jendela. Ini pula ialah ruang pengalaman yang menarik untuk wisatawan yang bisa menikmati panorama alam kota dari bukaan jendela.

Pembungkus surat mempunyai dampak yang berlainan terkait pada posisi cahayanya. Tiap- tiap bagian mempunyai bukaan semacam pintu buat alterasi antara di dalam serta di luar serta penyejuk hawa natural. Kedua kebinasaan nampak dari luar

Share this: